Senin, 09 November 2015

Kesendirian Dalam Kesepian


Sepi… 
bukan hari yang sepi namun hati yang terasa sepi
Sepi dalam penantian yang panjang
hei sang penjaga hati aku menunggu mu dalam keendirian
aku ingin merindukanmu di setiap malam
aku ingin memelukmu dalam kesunyian
dan 
aku ingin menggapaimu dalam kekosongan.. 

hei sang penjaga hati
kapan kah engkau tiba
dan 
mengisi kekosongan hati ini
kapan kah engkau datang membawa sejuga senyuman
yang membuat hati ini bahagia
dan 
kapankah engkau singgah untuk menetap di hati ini.

Aku tahu engkau pasti akan datang
membawa sejuta kebahagian untuk hati ini
entah kapan hari itu tiba
tapi aku yakin tuhan pasti merencanakan hari yang indah
dimana ada kamu di hati ini untuk menjaga hati ini selamanya 
bahkan berjanji tidak akan membiarkan hati ini kembali kesepian
aku akan tunggu hari itu..

Memiliki Dalam Kenangan

Mengingatmu..
membuat bibir ini selalu tersenyum.. 
iya,  kamu yang tak pernah aku bayangkan sebelumnya.. 
selalu ada senyuman jika aku mengingatmu. ..
Iyaaaa kamu, aku bahagia pernah memilikimu..
mengingat saat bersama mu itu satu pengalaman yang unik. 
Iya unik, kita yang sebelumnya tak saling mengenal tetapi di persatukan. 
yaa walaupun aku dimana ada pertemuan  selalu ada perpisahan..  
 aku kangen sama senyum kamu itu, kumis lucu kamu, hangatnya genggaman kamu, 

hei aku rindu.. 
lucu memang kalau aku mengingatmu..
Dengan waktu singkat aku kenal dan bersama kamu..
tapi dalam waktu singkat juga aku berpisah denganmu..
 Takkan ada yang bisa menebak waktu.. 
entah semenit kemudian ataupun sedetik yang akan datang. 
Kita tak pernah tau bagaimana kita kedepannya.
Yang aku tau semua yang ada di dunia ini sudah ada garis dimana kita akan meninggalkan untuk selamanya.. 
dan kita hanya bisa menunggu. Menunggu kebahagian, menunggu kesedihan, dan menunggu ajal menjemput  :)

Minggu, 08 November 2015

Kamu..


Kamu.. 
kamu yang setiap hari aku liat… menoleh ke arahmu dan hati berkata “Tuhan bolehkan aku memilikinya?” namun aku sadar aku tak pantas untuknya. 
Aku hanya wanita yang mengaguminya..
aku hanya wanita yang tak punya keberanian untuk mendekatinya..

Kamu.. 
kamu yang membuat jantung ini berderu sangat cepat jika tubuh ini di dekatmu..
lagi lagi aku hanya berkata dalam hati “tuhan dapatkah aku di sisinya bersamanya melihat manis senyumnya” namun lagi lagi aku tersadar aku hanya wanita yang mungkin tak pantas untuknya..
yang tak memiliki kecantikan seperti wanita yang pernah di dalam hidupnya.. 

Ooh tuhaaaaan..
sekali lagi aku memohon..
aku ingin bersamanya..
aku ingin menjadi senyumnya..
aku ingin menjadi kebahagiannya..
aku ingin menjadi masa depannya..
tapi itu hanya sebuah harapan yang mungkin takkan menjadi nyata. Biarkan aku menyimpan rasa ini..