Sore itu
Aku berjalan berhampirinya
Menyapa dengan rasa malu
Tersentuh tangannya yang dingin
Dan terasa basah
Terlihat lekung senyumnya
Tersenyum dengan kumis tipisnya
Membuat bibir ini tersenyum
Mataku tak mampu menatap matanya
Diam dalam seribu bahasa
Bukan bermain dengan kata-kata
Namun bermain dalam pergerakan
Menatap, Menggenggam dan Merangkul